Pemimpin dan rakyat tak
bisa dipisahkan! Pemimpin takkanhidup tanpa rakyat, dan sebaliknya rakyat
dengan kompleksitas masalah dan begitu luas problematik yang ada di sekitarnya,
tentulah membutuhkan pemimpin. Oleh karena itu, pemimpin akan hadir sesuai
tantangan, sesuai era, sesuai dengan kebutuhan. Intinya, tidak akan ada rakyat
tanpa pemimpin, begitu pula sebaliknya bahwa pemimpin yang ditinggalkan
rakyat adalah sesuatu yang melayang.
Begitulah pedoman yang
harus dimiliki seorang yang mau menjadi pemimpin. Kita harus berani dan tidak
malu mencotoh apa yang sudah dilakukan seseorang dan menerapkannya di kehidupan
kita. Mungkin, ini yang coba di lakukan oleh Bupati Simalungun JR Saragih. Guna
mengambil hati rakyat, ia blusukan ke sejumlah kecamatan dan desa sambil
memberikan motivasi kepada masyarakat.
Ketika sedang blusukan
di Kecamatan Dolok Pardamean, Beliau mendapati ada warganya yang sedang sakit, beliaupun memerintahkan pihak kecamatan berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk
segera membawa warga yang bernama Peni Sinaga ke RSUD Rondahaim Saragih di
Pematangraya untuk mendapatkan perawatan.
“Tugas kita sebagai
pemerintah adalah melayani dan mensejahterakan masyarakat,” ujar JR Saragih. Ketika
sedang dalam perjalanan ke Kantor Camat JR Saragih bertemu dan berkenalan
dengan anak-anak yang sedang bermain. Ada seorang anak bernama Browen Malau
yang masih duduk di bangku SD kelas V dia dalah seorang Yatim dan ibunya hanya
seorang petani. Mengetahui hal ini, JR Saragih memerintahkan Kadis Pendidikan
untuk memasukan Browen sebagai salah satu penerima bantuan beasiswa dari Pemkab
Simalungun.
Blusukan berlanjut ke
Dusun Panahatan Nagori Kecamatan Girsang Siapanganbolon. Guna menuju lokasi, JR
Saragih harus menggunakan kapal agar bisa sampai tujuan, sebab jalan menuju
lokasi hanya dapat di lalui menggunakan kapal sebab letaknya di pinggir Danau
Toba.
Di panahatan, JR
menemui seorang warga yang sedang sakit bernama Rosenti Manik, yang menderita
penyakit keropos tulang. JR Saragih pun berjanji akan meberikan kursi roda
kepada Rosenti.
“Karena sudah menjadi
tugas pemerintah melayani masyarakt bukan untuk dilayani masyarakay,” Kata JR
Saragih.
Begitulah sosok seorang
pemimpin seharusnya mengayomi dan memperhatikan warganya, bukan malah
mentingkan diri sendiri karna seorang pemimpin adalah sandaran warga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar