Selasa, 07 Juni 2016

JR Saragi Blusukan



Pemimpin dan rakyat tak bisa dipisahkan! Pemimpin takkanhidup tanpa rakyat, dan sebaliknya rakyat dengan kompleksitas masalah dan begitu luas problematik yang ada di sekitarnya, tentulah membutuhkan pemimpin. Oleh karena itu, pemimpin akan hadir sesuai tantangan, sesuai era, sesuai dengan kebutuhan. Intinya, tidak akan ada rakyat tanpa pemimpin, begitu pula  sebaliknya bahwa pemimpin yang ditinggalkan rakyat adalah sesuatu yang melayang. 

Begitulah pedoman yang harus dimiliki seorang yang mau menjadi pemimpin. Kita harus berani dan tidak malu mencotoh apa yang sudah dilakukan seseorang dan menerapkannya di kehidupan kita. Mungkin, ini yang coba di lakukan oleh Bupati Simalungun JR Saragih. Guna mengambil hati rakyat, ia blusukan ke sejumlah kecamatan dan desa sambil memberikan motivasi kepada masyarakat.
Ketika sedang blusukan di Kecamatan Dolok Pardamean, Beliau mendapati ada warganya yang sedang sakit, beliaupun memerintahkan pihak kecamatan berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk segera membawa warga yang bernama Peni Sinaga ke RSUD Rondahaim Saragih di Pematangraya untuk mendapatkan perawatan.

“Tugas kita sebagai pemerintah adalah melayani dan mensejahterakan masyarakat,” ujar JR Saragih. Ketika sedang dalam perjalanan ke Kantor Camat JR Saragih bertemu dan berkenalan dengan anak-anak yang sedang bermain. Ada seorang anak bernama Browen Malau yang masih duduk di bangku SD kelas V dia dalah seorang Yatim dan ibunya hanya seorang petani. Mengetahui hal ini, JR Saragih memerintahkan Kadis Pendidikan untuk memasukan Browen sebagai salah satu penerima bantuan beasiswa dari Pemkab Simalungun.

Blusukan berlanjut ke Dusun Panahatan Nagori Kecamatan Girsang Siapanganbolon. Guna menuju lokasi, JR Saragih harus menggunakan kapal agar bisa sampai tujuan, sebab jalan menuju lokasi hanya dapat di lalui menggunakan kapal sebab letaknya di pinggir Danau Toba.
Di panahatan, JR menemui seorang warga yang sedang sakit bernama Rosenti Manik, yang menderita penyakit keropos tulang. JR Saragih pun berjanji akan meberikan kursi roda kepada Rosenti.
“Karena sudah menjadi tugas pemerintah melayani masyarakt bukan untuk dilayani masyarakay,” Kata JR Saragih.

Begitulah sosok seorang pemimpin seharusnya mengayomi dan memperhatikan warganya, bukan malah mentingkan diri sendiri karna seorang pemimpin adalah sandaran warga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar